Jumat, 25 September 2015

Kumpulan Artikel (1) Tujuh Pilar Pendidikan untuk Menjawab Tantangan Masa Depan


Tujuh Pilar Pendidikan untuk Menjawab Tantangan Masa Depan

1. Pendidikan Islam
Pendidikan agama merupakan pendidikan yang menjadi landasan utama pembentukan akhlak. Akhlak yang bagus menjadi modal penting untuk meraih keberhasilan pendidikan-pendidikan yang lain.
2. Pendidikan Kebangsaan
Pendidikan kebangsaan merupakan keharusan untuk setiap generasi. Dengan pendidikan kebangsaan diharapkan tumbuh generasi yang memiliki rasa nasionalisme tinggi, rasa pratiotisme, dan jiwa membangun demi terciptanya bangsa yang handal, bermartabat, stabil, progesif, dan sejahtera.
3. Pendidikan Budaya dan Kearifan Lokal
Pendidikan budaya dan kearifan lokal merupakan akar dari jati diri masayarakat. 
4. Pendidikan Matematika dan Akademik Umum
5. Pendidikan Ekonomi
6. Pendidikan Bahasa dan Hubungan Internasional
7. Pendidikan Olahraga, Seni, dan Beladiri

Minggu, 13 September 2015

Kumpulan Diktat (3) Tembung Garba lan Tembung Entar



DIKTAT BASA JAWA KANGGE SISWA KELAS VI SD/MI
 

Tembung Garba lan Tembung Entar


Tujuan Pasinaon              
Tujuan pasinaon dina iki, yaiku nglatih siswa supaya bisa paham bab tembung garba lan tembung entar. Para siswa uga bisa mbedakake ukara kang ana tembung ngemu teges tembung garba utawa tembung entar.

Materi                                  
Tembung garba

Gamabar : Ilustrasi tegese kembang ing tembung garba

1.       Bima nyirami kembang ing plataran.
Kembang                   = sekar
2.       Tari lara mripate merga klilipen.
Mata                            = perangan awak kanggo ndeleng/nyawang
3.       Tangane sing kecethit dipijetake.
Tangan                        = perangan awak sing kanggo gumlawat

Tembung entar
Gambar: Ilustrasi dawa tangane ing tembung entar

1.       Ngati-ati bocah kae dawa tangane.
Dawa tangane          = seneng colong jupuk/clemer
2.       Asri dadi kembang desa ing desaku.
Kembang desa         = pepujaning priya
3.       Matane ijo nalika weruh dhuwit.
Matane ijo                 = seneng


Gladhen                              
Wenehana aksara (G) ukara sing ngemu surasa garba lan aksara (E) ukara sing ngemu suara entar!
Tuladha                :
Niken kuwi landhep pikire, saben lomba mesthi juwara.                                           ( E )
Tanganku kena peso landhep nganti metu getihe.                                                      ( G )

1.       Tingkahe sing gojeg wae dade kembang lame konco-kancane.                         (...)
2.       Sing putih iki jenenge kembang menur.                                                             (...)
3.       Kupinge abang amarga dijewer bapakne.                                                         (...)
4.       Omonganmu sing nylekit kuwi gawe abang kupingku                                        (...)
5.       Wong nggegem tangan kuwi adoh rejekine.                                                      (...)
6.       Tangane nggegem-nggem kaya arep ngantem.                                                  (...)
7.       Ati sekilo disambel lombok ijo.                                                                        (...)
8.       Aja sok gawe lara atine wong liya, ora becik.                                                   (...)
9.       Bocah kok tipis lambene, apa-apa dicatur.                                                       (...)
10.   Tari lambene tipis, yen mbenges katon ayu.                                                      (...)

Sumber
Drs. Haryono, dkk. 2011. Sinau Basa Jawa Gagrag Anyar Kelas Vi SD/MI. Jakarta: Yudhistira
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQCtxypT8wKRPo-THWgXt8J3k3qRWItyyxPxd48yXLGRnW1oQ5298hU8PGjZNA8Vu1gFt9_HWuMq4f9Gw8eGykQqPKWMBUESGXIMZrhdAfusCsr9iU5bjNsvAZ6P9blNhP9oBqmeh7HAuQ/s1600/
          siram+bunga.jpg diakses pada tanggal 5 Oktober 2015 pukul 11.30 WIB.
http://bareskrim.com/wp-content/uploads/2015/04/pencurian.jpg diakses pada tanggal 5 Oktober 2015
          pukul 11.30 WIB.

Kumpulan Diktat (2) Memberi tanggapan



DIKTAT BAHASA INDONESIA UNTUK KELAS V SD/MI 
Memberi Tanggapan


Tujuan Pembelajaran
Dalam pembelajaran siswa berlatih mendengarkan/membaca, memahami peristiwa/persoalaan, menanggapi, dan memberikan saran pemecahan/solusi permasalahan. Setelah belajar, siswa diharapkan mampu memahami peristiwa/permasalahan dengan benar. Siswa juga dapat menanggapi dengan santun, baik, dan logis. Dengan demikian siswa dapat memberikan saran pemecahan permasalahan dengan baik, santun, logis, dan disampaikan dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Materi
Memberi tanggapan terhadap suatu peristiwa merupakan hal penting dalam kehidupan sehari-hari siswa. Peristiwa di sekitar siswa amatlah beragam. Adakalanya peristiwa tersebut menyenangkan adakalanya menyedihkan. Siswa diharapkan menjadi pribadi yang baik, sehingga dapat menanggapi peristiwa secara baik. Secara lebih lanjut siswa juga dapat memberikan saran jika timbul permasalahan dari peristiwa tersebut.
Untuk dapat menanggapi peristiwa dan memberikan saran dengan tepat maka perlu langkah-langkah berikut ini.
1.       Dengarkan/baca peristiwa dengan seksama
2.       Pahami peristiwa/permasalahan dengan benar
3.       Catat inti permasalahan
4.       Berikan tanggapan yang relevan, tidak berlebihan, logis, santun, degan bahasa Indonesia yang baik dan benar
5.       Berikan saran untuk pemecahan permasalahan seusai dengan inti permasalahan

Latihan 1
Kerjakan soal-soal berikut dengan benar!
1.       Peristiwa                   : Amar dan Amir dihukum oleh guru.
Pertanyaan               :
a.       ....................................................................................................................................
b.      ....................................................................................................................................
c.       ....................................................................................................................................
d.      ....................................................................................................................................
e.      ....................................................................................................................................
2.       Peristiwa                   : Amar dan Amir dihukum oleh Pak Hasan, guru kelas V karena berantem saat istirahat. Mereka berantem karena masalah sepele. Amar menuduh Amir mengambil bolpen yang sewaktu istirahat ditaruh di atas meja. Amir  tidak terima, mereka sama-sama emosi. Mereka pun berantem. Guru datang dan melerai mereka. Setelah diketahui persolaannya, guru meminta siswa sekelas ikut mencari bolpern Amar. Ternyata bolpen tersebut ditemukan terjatuh di bawah kursi. Hanya saja Amar kurang teliti waktu tadi mencari-cari bolpennya. Mereka dihukum oleh guru untuk mengepel kelas sepulang sekolah. Amir dan Amar akhirnya sadar dan menyesali perbuatan mereka. Mereka saling maaf dan memaafkan satu sama lain.
Tanggapan                 :
..........................................................................................................................................
Saran                         :
..........................................................................................................................................

Latihan 2
Kerjakan soal-soal berikut dengan benar!
1.       Peristiwa                 :
Pertanyaan              :
a.       ....................................................................................................................................
b.      ....................................................................................................................................
c.       ....................................................................................................................................
d.      ....................................................................................................................................
e.      ....................................................................................................................................
2.       Peristiwa                   : Amar dan Amir dihukum oleh guru karena berantem saat istirahat. Mereka berkelahi karena masalah sepele. Amar menuduh Amir mengambil bolpen yang sewaktu istirahat ditaruh di atas meja. Amir  tidak terima, namun mereka berdua sama-sama emosi. Mereka pun berantem. Guru datang dan melerai mereka. Setelah diketahui persolaannya, guru meminta siswa sekelasa mencari bolpern milik Amir. Ternyata bolpen tersebut ditemukan terjatuh di bawah kursi. Hanya saja Amar kurang teliti waktu tadi mencari-cari bolpennya.
Tanggapan                 :
..........................................................................................................................................
Saran                         :
..........................................................................................................................................

Kumpulan Diktat (1) Sejarah Surat



DIKTAT BAHASA INDONESIA UNTUK KELAS V SD/MI
Sejarah Surat
Gambar: Lontar untuk media menulis


Tujuan Pembelajaran   
Pembelajaran bertujuan untuk melatih siswa mahir dalam menulis surat undangan. Sebelum praktik menulis surat undangan, siswa diberikan pemahaman tentang sejarah surat, pengertian surat, fungsi surat, jenis-jenis surat, dan contoh-contoh surat undangan. Dengan belajar tentang surat, siswa diharapkan mampu membuat surat undangan dengan tepat, santun, menarik, dan sesuai tujuan. Dalam membuat surat siswa juga diharapkan mampu menuliskan dengan bahasa Indonesia yang baik dan dengan ejaan serta tanda baca yang benar.

Materi
1.       Sejarah surat
Perkembangan surat-menyurat di Indonesia sudah dimulai sejak zaman Kerajaan Majapahit, Sriwijaya, dan Tarumanegara. Huruf yang digunakan adalah huruf Palawa yang menjadi aksara Jawa saat ini. Surat-surat beredar di kalangan rohaniawan dan bangsawan seiring dengan masuknya Hindu dan Buddha di Indonesia. Pada waktu itu surat dibuat mengunakan batu, kayu, maupun kertas. Kertas di sini merujuk kepada bahan-bahan seperti kulit bambu yang diiris tipis-tipis dan menggunakan daun lontar.
2.       Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain baik secara pribadi maupun antar instansi. Kegiatan surat-menyurat dikenal dengan istilah korespondensi.
3.       Fungsi surat adalah
a.       sarana pemberitahuan,
b.      undangan/permintaan,
c.       buah pikiran dan gagasan;
d.      alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; dan
e.      petujuk atau pedoman kerja.
4.       Jenis-jenis surat adalah
a.       Surat pribadi
Surat yang digunakan untuk kepntingan pribadi. Surat pribadi biasanya digunaan antara sesama teman atau keluarga.
b.      Surat resmi
Surat yang digunakan untuk kepentingan instansi, lembaga, atau dinas. Surat resmi memiliki ciri dan format baku atau standar.
Ciri-ciri surat resmi adalah :
1)      Menggunakan KOP atau kepala surat
2)      Tertera nomor surat, lampiran, hal, dan sifat surat
3)      Menggunakan bahasa resmi
4)      Terdapat tanda pengesahan berupa stempel/cap instansi yang mengeluarkan surat
Format surat resmi adalah :
1)      KOP
2)      Tempat, tanggal pembuatan surat
3)      Nomor
4)      Hal
5)      Lampiran
6)      Sifat
7)      Nama dan alamat tujuan
8)      Salam pembuka
9)      Isi surat
10)   Salam penutup
11)   Pengirim
12)   Tanda tangan
13)   Nama terang
14)   Stempel/cap
15)   tembusan
5.       Contoh-contoh surat undangan adalah
a.       Undangan pribadi contohnya: undangan tasyakuran, undangan ulang tahun, dll
b.      Undangan resmi contohnya: undangan rapat wali murid, undangan pengambilan rapor, undangan Persami, dll.

Sumber :
Tim. 2015. Cakap Bahasa Indonesia Semester I Kelas V. Surakarta : CV Larasukma
http://www.daftarcontohsurat.com/2014/10/contoh-surat-undangan-resmi.html diakses pada tanggal 14 
          September 2015 pukul 08.45
https://id.wikibooks.org/wiki/Bahasa_Indonesia/Surat-menyurat diakses pada tanggal 14 September 2015 
           pukul 08.45
https://id.wikipedia.org/wiki/Surat diakses pada tanggal 14 September 2015 pukul 08.45.
https://ihinsolihin.files.wordpress.com/2015/05/nagarakertagama.jpg?w=640 diakses pada tanggal 8 
           Oktober 2015 pukul 8.40 WIB
Wiwit Murih Widodo. 2015. Diktat Bahasa Indonesia Untuk Kelas V SD/MI. Yogyakarta: dicetak dan 
           digunakan untuk kalangan sendiri oleh SDN Pendowoharjo

Latihan
Buatlah sebuah surat undangan tasyakuran karena kamu naik kelas!